Presiden Chapecoense Sebut Hanya Barcelona Yang Membantu Kami

Ngebet77 – Presiden Chapecoense Sebut Hanya Barcelona Yang Membantu Kami Presiden club Chapecoense Plinio David de Nes mengungkap kalau Barcelona yaitu hanya satu club yang betul-betul memberi pertolongan finansial sesudah terjadinya tragedi jatuhnya pesawat LaMia.

Presiden Chapecoense Sebut Hanya Barcelona Yang Membantu Kami
Akhir November lantas dunia sepakbola dikagetkan dengan tragedi jatuhnya pesawat LaMia. Pesawat komersil itu jatuh di sekitaran kota Medellin di Kolombia. Tragedi tersebut merenggut nyawa 71 penumpang plus kru pesawat. Tetapi ajaibnya masihlah ada enam korban yang selamat.

Beberapa besar penumpang pesawat tersebut yaitu beberapa pemain serta ofisial club Chapecoense. 19 pemain plus pelatih mereka meregang nyawa dalam insiden itu. Cuma ada tiga pemain club Brasil itu yang sukses selamat. Presiden Chapecoense Sebut Hanya Barcelona Yang Membantu Kami.

Sesudah tragedi itu berlangsung, banyak bebrapa club serta asosiasi sepakbola dari semua penjuru dunia yang lalu tawarkan pertolongan serta servis mereka pada Chapecoense. Walau demikian, menurut presiden club itu yaitu Des Nes, cuma ada satu club yang betul-betul melakukan tindakan serta memberi bantuannya dengan cara riil, yaitu Barcelona.

De Nes mengungkap kalau Barca tidak hanya memberi pertolongan dengan cara finansial. Club Catalan itu juga disebutnya mengundang club itu untuk berperan serta di Joan Gamper Trophy. ” Cuma Barcelona yang mengikuti kami mulai sejak awal, ” papar De Nes pada Fox Sport. Presiden Chapecoense sebut Hanya Barcelona Yang Menolong Kami.

” Mereka menawari kami dana serta di bln. Agustus kami diundang untuk bermain di Gamper Trophy, dengan hasil penjualan tiket itu dibagi denga Chapecoense, ” serunya. Akan tetapi, De Nes tidak lupa mengatakan terima kasih pada bebrapa club yang memberi suport pada Chapecoense. Ia juga menyebutkan club AS Roma sempat juga mengundang mereka untuk memerankan pertandingan persahabatan serta sekalian mengadakan acara penggalangan dana.

” Roma juga tawarkan untuk memainkan satu pertandingan melawan kami, namun kami mempunyai kalender yang begitu padat, ” tutur De Nes. ” Kami memainkan nyaris tiga kompetisi sepekan, ” sambungnya.