Pelatih Kenya Dipulangkan Dari Olimpiade Rio, Lantaran Menyamar Jadi Atlit

Ngebet77 – Dalam Olimpiade Rio 2016 ada peristiwa yang sangat memalukan untuk negara perserta Olimpiade Rio 2016, Kenya. Peristiwa tersebut adalah Pelatih Kenya Dipulangkan Dari Olimpiade Rio, Lantaran Menyamar Jadi Atlit. Dan persitiwa memalukan inipun menjadi pemberitaan paling heboh sepanjang Olimpiade Rio 2016.

Pelatih Kenya Dipulangkan Dari Olimpiade Rio, Lantaran Menyamar Jadi Atlit

Pelatih Kenya yang bernama Jonh Anzrah ini berpura-pura menjadi atlit lari 800 meter menggantikan posisi anak asuhnya Ferguson Rotich. Bahkan sang pelatih ini juga menandatangi dokumen untuk tes doping. Dan menurut Ketua Komite Olimpiade Nasional Kenya, kip Keino, perbuatan pelatih tersebut tidak dapat ditoleransi.

Menurut pangakuan Agen Rotich, Marc Corstjens, lantaran sang pelatih ingin bisa mendapatkan sarapan di Olimpiade Rio 2016, Rotich meminjamkan tanda pengenalnya untuk sang pelatih tesebut. Namun tidak disangka-sangka pada saat petugas dari tim uji doping yang mencari Rotich untuk meminta sample urine, oleh sang pelatih diberikannya.

Bahkan sang atlit sendiri Ferguson Rotich yang rencananya akan mengikuti babak penyisiahn lomba lari 800 meter ini pun dibuat bingung atas tindakan sang pelatih, dan segera saja Rotich mendatangi tim uji urine dan memberikan sample urine dan darah miliknya.

Sedangkan menurut pengakuan ketua Komite Nasional kenya, “Anzrah tidak termasuk dalam daftar delegasi kami ke Brasil. Dan entah bagaimana dia ( Anzrah ) bisa sampai kesini.”

Dalam catatan yang ada, Anzrah merupakan orang kedua yang telah dipulangkan dari Olimpiade, setelah Michael Rotich terkait adanya isu doping. Manajaer lapangan ini dituding telah menerima imbalan 10ribu atau setara dengan Rp 175 juta dengan bersedia memperingatkan pelatih tentang uji doping ini.