Liverpool Menjadi Club Pertama Kalahkan City

Liverpool Menjadi Club Pertama Kalahkan City

Liverpool jadi tim pertama yang memberi tambahan kekalahan untuk Manchester City di Premier League musim ini. Ini jadi sebuah pernyataan kuat berasal dari ‘Si Merah’.

Liverpool menuai kemenangan 4-3 waktu menjamu City di Anfield, Minggu (14/1/2018) malam WIB. Skuat besutan Juergen Klopp ini memberi tambahan City kekalahan pertama di liga sesudah 23 pekan. The Citizens sebelumnya terlampau tangguh bersama memenangi 20 pertandingan dan cuma berimbang dua kali.

Liverpool Menjadi Club Pertama Kalahkan City

Agen Suportsbook Teraman –  Meski hasil itu tak berpengaruh banyak untuk City, bagi Liverpool tetap saja signifikan. Selain melindungi posisi mereka di empat besar, kemenangan mutlak ini jadi sebuah pesan kuat untuk para rival.

Dalam performa terbaiknya, Liverpool dapat menghentikan tim yang sudah terlampau brilian selama musim. Hasil ini sekaligus menebus kekalahan telak 0-5 di Etihad Stadium pada September lalu, di mana kartu merah Sadio Mane mengakibatkan kerusakan rancangan Liverpool.

“Ini adalah sebuah pernyataan bagus berasal dari kami. Mereka sudah tampil brilian selama tahun, mereka adalah tim fantastis, dan mereka sudah menunjukkan itu,” kata gelandang Liverpool Alex-Oxlade Chamberlain.

“Kami paham bahwa kami punya apa yang diperlukan untuk beroleh tiga poin, terkecuali kami berada di level 100 persen. Syukurlah kami melakukannya,” imbuhnya di website resmi klub.

Sejak awal Liverpool sebetulnya berencana memaksimalkan celah-celah yang ditinggalkan City waktu membangun serangan. Anak-anak Merseyside tak menyia-nyiakan momentum, khususnya selepas gol ke dua mereka, untuk lakukan pressing bersama agresif dan mengakibatkan City gugup.

Liverpool-v-Manchester-City-Premier-League

“Mereka suka membangun serangan berasal dari belakang dan terlampau bagus didalam itu. Tapi di waktu bersamaan, kami justru berkembang saat tim-tim mencoba lakukan itu. Itu secara tidak langsung dapat beruntung kami,” sambung Chamberlain.

“Di babak kedua, saat kami agak mengamuk selama lima atau 10 menit, hal itu terlihat. Mereka lolos beberapa kali, sebagaimana mereka dapat melakukannya, mereka adalah tim berkualitas.”

“Rencananya adalah bertahan berasal dari mereka di seluruh lapangan semampu kami, mengejar mereka, dan saat kami beroleh kesempatan, menyerang dan memainkan bola layaknya yang dapat kami lakukan,” tandasnya.

Baca Juga Artikel : Mempelajari Permainan Casino OnlineTerbaik